# Coretan Cak Zen Langsung ke konten utama

Postingan

Mengenal Ancaman dan Serangan Terhadap Sistem Informasi

Pendahuluan Fenomena E-Bisnis tidak dapat disangkal telah menjadi trend yang mewarnai aktivitas bisnis baik di negara maju maupun berkembang. Konsep baru yg berkembang karena kemajuan teknologi informasi dan berbagai paradigma bisnis baru yg dianggap sebagai kunci sukses perusahaan di era informasi masa mendatang. Secara ringkas dapat dikatakan bahwa e-bisnis adalah : merupakan satu set dinamis teknologi, aplikasi & proses bisnis yang menghubungkan perusahaan, konsumen & komunitas tertentu secara elektronik. Salah satu sarana yang digunakan untuk melakukan transaksi diantara entitas e-bisnis adalah internet. Internet merupakan salah satu bentuk model jaringan yang menghubungkan antar komputer. Jaringan komputer merupakan media yang secara native bersifat kurang aman.   Melalui jaringan komputer tindakan kejahatan dapat dilakukan, mulai dari penyadapan/pengintipan hingga pencurian dan pengrusakan data/informasi. Berkaitan dengan hal tersebut, salah satu fa...

Firewall

Firewall merupakan suatu sistem pengamanan jaringan yang berperan sebagai perimeter antar jaringan dengan melakukan mekanisme penyaringan terhadap trafik yang masuk maupun yang keluar. Firewall dapat berupa hardware ataupun software yang terinstall pada sebuah komputer. Fungsi firewall dalam jaringan adalah sebagai berikut: Menjadi pengontrol dan pengawas paket data yang masuk ke dalam/ ke luar   jaringan. Firewall harus dapat menjadi pengatur, penyaring dan juga pengontrol lalu lintas data. Melaksanakan otentikasi terhadap akses data. Melakukan pencatatan pada semua transaksi dari seluruh peristiwa yang terjadi didalam firewall. Melindungi akses terhadap suatu layanan Jenis firewall berdasarkan skalanya : Personal firewall, firewall yang terpasang di sebuah komputer, untuk melindungi komputer tersebut dari akses yang tidak diizinkan melalui jaringan. Network firewall, pelindung jaringan secara keseluruhan dari semua serangan yang berasala...

IDS (Intrusion Detection System)

IDS ( Intrusion Detection System ) Intrusion Detection System adalah sebuah sistem yang dapat digunakan untuk mendeteksi aktivitas yang mencurigakan dalam sebuah sistem atau jaringan. IDS dapat melakukan inspeksi terhadap lalu lintas inbound dan outbound dalam sebuah sistem atau jaringan, melakukan analisis dan mencari bukti dari percobaan penyusupan. Komponen IDS IDS terbentuk dari beberapa komponen berikut : Sensor atau Agent, b erfungsi memantau kegiatan. Management Server, perangkat yang berfungsi menerima dan mengelola informasi dari Sensor atau Agent. Database Server, tempat menyimpan informasi yang di catat oleh Sensor, Agent, maupun hasil analisa Management Server. Console, merupakan program yang menyediakan interface ke user dan administrator IDS. Beberapa Console digunakan untuk mengkonfigurasi Sensor atau Agent dan juga digunakan untuk memantau. Jenis IDS Network IDS, memeriksa setiap paket yang memasuki jaringan untuk mengetahui adanya anomali dan dat...

DNS (Domain Name System)

DNS ( Domain Name System ) DNS merupakan suatu sistem yang berfungsi untuk memetakan ( mapping ) nama domain ( www.jaringan.com ) dengan alamat IP, sehingga kita dapat mengakses sebuah layanan dengan menggunakan nama domain yang relatif lebih mudah diingat dibandingkan dengan angka alamat IP.  DNS merupakan sebuah struktur hierarki yang digunakan untuk mengelola nama domain. Struktur yang paling atas ditandai dengan sebuah titik (.) .  Contoh dari domain puncak antara lain .com, .edu,.gov dan lain-lain. Nama perusahaan, organisasi biasanya merupakan domain level kedua. Supaya dapat mengakses sebuah host yang menjadi anggota dari sebuah domain, anda dapat menggunakan FQDN ( Fully Qualified Domain Name ). Dengan menggunakan FQDN DNS akan memetakan sebuah nama host ke sebuah alamat IP tertentu. Contoh sebuah nama FQDN adalah :   host1.jaringan.com, host2.jaringan.ac.id dan lain-lain. Cara Kerja DNS Cara Kerja DNS dalam memecahkan masalah penamaan dan pengalam...

Cara Kerja DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol)

Dynamic Host Configuration Protocol Setiap device yang pada sebuah sistem jaringan komunikasi data harus memiliki alamat untuk dapat saling berkomunikasi. Protokol yang digunakan saat ini umumnya IP (Internet Protocol). Pemasangan alamat IP pada sebuah perangkat (komputer, notebook, smartphone) dapat dilakukan secara : S tatik (manual), kita memasangkan dengan alamat IP tertentu Dinamis (otomatis), perangkat akan terpasang alamat IP secara otomatis melalui suatu sistem yang disebut DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) . Server DHCP merupakan sebuah server yang berfungsi untuk mendistribusikan sekumpulan alamat IP kepada perangkat yang bertindak sebagai client DHCP. Sehingga masing-masing client akan dapat menerima alamat IP yang bersifat unik dan pemasangan alamat IP terhadap client dilakukan secara otomatis. Mesin yang bertindak sebagai DHCP server dapat berupa komputer dedicated yang terpasang protokol DHCP, router, switch L3, atau Access Point  yang memi...

Cara Kerja Router

Fungsi Router  Router merupakan sebuah perangkat jaringan yang berfungsi untuk menghubungkan antar jaringan yang berbeda.  Router melakukan dua fungsi yakni : Routing merupakan sebuah mekanisme yang digunakan untuk mengarahkan dan menentukan jalur yang akan dilewati paket dari satu device ke device yang berada di jaringan lain.  Switching melakukan proses perpindahan paket dari satu interface ke interface lain. Router dapat menghubungkan antar jaringan yang berbeda dikarenakan di dalam router terdapat tabel routing. Tabel routing pada umumnya berisi informasi tentang : Alamat network tujuan Interface router lokal yang terdekat dengan network tujuan Metric , yakni sebuah nilai yang menunjukkan jarak untuk mencapai network tujuan. Proses pengisian dan pemeliharaan tabel routing dapat dilakukan dengan cara : Static Routing, merupakan sebuah mekanisme pengisian tabel routing yang dilakukan oleh administrator secara manual p...

Standard Operational Procedure

SOP ( Standard Operational Procedure ) Pengertian SOP SOP ( Standard Operational Procedure ) menurut Akyar merupakan dokumen proses yang menjelaskan secara terperinci mengenai bagaimana cara melakukan sesuatu dalam sebuah kegiatan operasional. Pengertian standar operasional prosedur (SOP) menurut Istyadi Insani    adalah dokumen yang berisi serangkaian instruksi tertulis yang dibakukan mengenai berbagai proses penyelenggaraan administrasi perkantoran yang berisi cara melakukan pekerjaan, waktu pelaksanaan, tempat penyelenggaraan dan aktor yang berperan dalam kegiatan. Dapat disederhanakan SOP adalah kumpulan dari instruksi mengenai aktifitas yang didokumentasikan secara berulang pada sebuah organisasi. Tujuan SOP SOP digunakan untuk menjaga konsistensi kegiatan operasional serta sebagai tolak ukur keberhasilan suatu kegiatan operasional. Dengan SOP, organisasi dapat mendefinisikan tujuan dari kegiatan operasionalnya, dan seluruh komponen terkait seperti al...