# Mengapa MasterPlan Teknologi Informasi diperlukan ? Langsung ke konten utama

Mengapa MasterPlan Teknologi Informasi diperlukan ?

Sekilas Pandang tentang MasterPlan Teknologi Informasi

Perkembangan terhadap pemanfaatan teknologi informasi saat ini sudah semakin meningkat di berbagai industri. Hal ini terjadi dengan suatu kesadaran bahwa pemanfaatan informasi yang baik dan benar tidak hanya akan memberikan efisiensi dan meningkatkan produktivitas, tetapi juga akan meningkatkan layanan dan keunggulan bersaing organisasi.
Kesadaran pemanfaatan teknologi informasi tersebut dilanjutkan dengan proses implementasi teknologi informasi, baik dari sisi perangkat lunak (software) maupun perangkat keras (hardware) dan infrastruktur, dengan harapan agar teknologi informasi yang dibangun mampu memberikan manfaat sesuai dengan yang diharapkan.
Namun harus disadari bahwa pemanfaatan teknologi informasi menimbulkan berbagai konsekuensi yang harus diantisipasi oleh organisasi, dan konsekuensi ini menimbulkan dampak (positif dan negatif) bukan hanya pada aspek teknologi semata, melainkan aspek-aspek lain penting di organisasi. Penggunaan teknologi informasi dan perubahan-perubahan yang terjadi di aspek proses dan sumber daya manusia menimbulkan banyak dampak positif dan negatif. Aspek negatif seperti resiko keamanan informasi menuntut organisasi untuk mengubah pula aspek-aspek fundamental organisasi tersebut seperti kebijakan dan prosedur kerja, dengan tujuan akhir agar organisasi tersebut dapat menggunakan dan mengelola teknologi informasi dengan tetap berpedoman pada peningkatan kinerja organisasi. 
Untuk bisa menerapkan pengelolaan teknologi informasi yang baik, diperlukan perencanaan strategis pengembangan sistem dan teknologi informasi sehingga pola investasi dan pengembangan sistem yang akan dilakukan berjalan sesuai dengan tahapan-tahapan yang telah ditentukan sebelumnya.  Rencana strategis ini dituangkan dalam bentuk dokumen yang disebut  masterplan teknologi informasi.
Master plan teknologi informasi dibutuhkan karena pengelolaan teknologi informasi menghadapi berbagai risiko, di antaranya:
  •         Ketidaksesuaian antara kebutuhan bisnis dan pengembangan sistem informasi;
  •         Investasi yang tidak sesuai dengan kebutuhan;
  •         Strategi teknologi informasi yang tidak serasi dengan strategi bisnis;
  •         Proyek teknologi informasi yang tidak terarah.
Master Plan Teknologi Informasi  ini bertujuan:
  •  Memberikan arahan jangka panjang agar arah teknologi informasi selaras dengan renstra institusi, mulai dari tingkatan visi-misi, aspek strategis, hingga aspek operasional.
  •  Memberikan landasan yang kuat bagi semua kegiatan di bidang teknologi informasi agar kegiatan-kegiatan di bidang teknologi informasi tersebut benar benar dibarengi dengan suatu kesiapan organisasi baik di berbagai aspek : kebijakan, prosedur kerja, proses kerja, kontrol (manajemen risiko), manajemen teknologi.

  • Memberikan suatu kesepakatan organisasi akan urutan prioritas dari berbagai kegiatan-kegiatan teknologi informasi yang diantisipasi akan terjadi dalam jangka waktu 5 tahun ke depan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sekilas Pandang Manajemen Risiko

Sekilas Pandang Manajemen Risiko Pengertian risiko menurut KBBI adalah segala kemungkinan terjadinya peristiwa yang dapat merugikan perusahaan Manajemen risiko adalah bagian dari proses kegiatan didalam organisasi dan pelaksanaannya terdiri dari multi disiplin keilmuan dan latar belakang, manajemen risiko adalah proses yang berjalan secara berkesinambungan. Elemen Utama dari Manajemen Risiko Penetapan tujuan, menetapkan strategi, kebijakan organisasi dan ruang lingkup manajemen risiko yang akan diterapkan. Mengidentifikasi ancaman, mengidentifikasi apa, mengapa dan bagaimana faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya risiko untuk analisis lebih lanjut. Analisa risiko,   Menentukan tingkat probabilitas dan dampak yang akan ditimbulkan. Menentukan tingkat risiko dengan mengalikan kedua variabel tersebut (Probabilitas x Dampak) Evaluasi risiko: Membandingkan tingkat risiko yang ada dengan kriteria standar. Menetapkan tingkatan ri...

Mengenal Ancaman dan Serangan Terhadap Sistem Informasi

Pendahuluan Fenomena E-Bisnis tidak dapat disangkal telah menjadi trend yang mewarnai aktivitas bisnis baik di negara maju maupun berkembang. Konsep baru yg berkembang karena kemajuan teknologi informasi dan berbagai paradigma bisnis baru yg dianggap sebagai kunci sukses perusahaan di era informasi masa mendatang. Secara ringkas dapat dikatakan bahwa e-bisnis adalah : merupakan satu set dinamis teknologi, aplikasi & proses bisnis yang menghubungkan perusahaan, konsumen & komunitas tertentu secara elektronik. Salah satu sarana yang digunakan untuk melakukan transaksi diantara entitas e-bisnis adalah internet. Internet merupakan salah satu bentuk model jaringan yang menghubungkan antar komputer. Jaringan komputer merupakan media yang secara native bersifat kurang aman.   Melalui jaringan komputer tindakan kejahatan dapat dilakukan, mulai dari penyadapan/pengintipan hingga pencurian dan pengrusakan data/informasi. Berkaitan dengan hal tersebut, salah satu fa...